SMI: Kehidupan Rakyat Semakin Tercekik Sejak 25 Agustus 2025
Redaksi - Minggu, 31 Agustus 2025 13:55 WIB
Poto: Istimewa
Aksi rakyat.
Persoalan yang tidak hanya masalah ekonomi yang salah urus, tetapi juga terjebak dalam budaya kekuasaan yang korup dan kolutif, tidak lagi dilakukan dalam praktik terselubung, melainkan sudah menjadi tontonan sehari-hari.
Seolah politik adalah milik kalangan ningrat. KKN juga dijalankan dengan rasa kebal hukum, yang terwariskan dari generasi ke generasi dan dipertontonkan secara terbuka tanpa rasa bersalah.
"Lebih menyakitkan lagi, suara dan kritik rakyat dilecehkan, dengan berbagai pernyataan sejumlah pejabat dan anggota DPR RI yang merendahkan rakyat, seperti ada perbedaan kasta antara rakyat dan kelompok yang berkuasa di pemerintahan," serunya.
SMI, kata Kristian, anggota DPR dan Pejabat Negara yang berbicara seenaknya padahal mereka menikmati hasil dari pungutan pajak, berupa fasilitas mewah: mobil dinas, rumah dinas, gaji tinggi, tunjangan besar, dan akses privilese.
"Sementara rakyat diminta bersabar dalam kesulitan yang entah kapan berakhir penyelesainnya," ucapnya.
Demonstrasi sebagai jeritan kesulitan dan beratnya beban dari rakyat, sejatinya kata Kristian, tidak seharusnya dijawab dengan wajah keras negara, apalagi aparat keamanan diturunkan bukan untuk menjaga, melainkan untuk menaklukan rakyat.
"Gas air mata, pentungan, peluru karet, dan intimidasi seperti menjadi bahasa resmi negara. Ini sangat brutal dan bahaya," tegasnya.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
FABEM Tantang Prabowo Tangkap Para Koruptor Energi Penyebab Kesusahan Rakyat
Korps Rakyat Bersatu Ajak Masyarakat Dukung Undang Undang TNI Demi NKRI
Prabowo Utamakan Kepentingan Bangsa dan Rakyat di Atas Kepentingan Pribadi
Komentar